Jumat, 06 Januari 2012

Bokura no Yukata, Fanfiction Oneshot Atobe x OC

Bokura no Yukata (Atobe x OC ONESHOT GA JELAS)

on Thursday, January 5, 2012 at 6:17pm
Pada malam musim panas, Kuil ini pasti akan penuh hiruk pikuk orang-orang yg sedang menikmati hanabi matsuri.

Aku pikir yukata berwarna crimson red bercorak bunga teratai ini akan cocok kukenakan. Kukenakan pula jepit rambut dirambut ikalku. Setengah rmbutku kumodel sedikit berbeda dr bysny, yah. .aku pkir mengepangny tidak buruk juga. .

Aku melihat jam yang berada ditelepon genggamku. .jam 8 malam lebih 15 menit. Mungkin aku trlalu cepat sking senangny. .

Aku membayangkan bagaimana ketika dia datang. Dengan yukatanya yang hitam bercorak garis-garis putih yang membentuk vertikal. .atau yukata berwarna biru kelam dengan corak yg menurutku agak abstrak. Seperti. . Cat air yang tumpah berwarna emerald. .

"Hoi! Kenapa melamun?"
Tiba2 ada yg mengetuk pelan kepalaku

"Atobe kun?!"
Aku membelalakkan mataku, takjub melhat orang yg dari tadi kubayangkan hadir didpan mataku. .kini dia menatapku dgn saksama, serius dan semakin menajam. Apa aku kurang cocok?

"Cocok skali. Perfect. Insightku tidak akan salah"
Dy tersnyum. .sang Atobe Keigo memberikan senyuman yang tulus juga indah. .

Dalam sekejap, tanganku telah berada digenggamanny, menarikku berjalan menyelusuri matsuri ini. .

Tanpa sengaja getaku terkena genangan air hingga sedikit terciprat ke yukataku. Bagaimana ini. .aduh. .aku malu. .karena malu. .aku melepas genggaman Atobe. Dan dy sadar aku sedang berdri terpaku. .

"Ada apa? Kau tdk enak badan"
Dy menghampiriku. Melihat dekat ke wajahku yg sedang terlihat. . .ngg. .kacau dan ingn menangis.

" . . . ."
Aku diam tidak menjawab. .kupkr dy pasti bingung dgnku. .tapi aku malu jika kuungkapkan. .

Aku menunduk kebawah terus. .mlihat bagian bwah yukataku yg sdh terlhat dekil terkena genangan air. .

" . . .aku hanya ingn bersamamu. .itu saja cukup bagiku"
Tiba2 atobe membelai rmbutku lmbut, kemudian ciuman penuh kehangatan mendarat di keningku.

Aku terkesiap. .skaligus merasa berdebar tak karuan. .pipi dan telingaku merah. .

" pasti karena trkena genangan air ya? Kalau bgtu. ."
Tiba2 atobe menginjakan genangan air dibwhny hingga terkena yukata bagian bwhny. .

"kenapa. .kau bs tau?"

"Karena aku memperhatikanmu. .semuany. .dari atas sampai ujung bawah"
Lagi2 dy tersnyum khas diriny. Aku terenyuh, aku mrasa dy dpat membwtku meleleh. .

"nah, kita pergi ambil ikan kemudian makan kembang gula yuk"
Atobe mengulurkan tanganny, aku pun tanpa sadar menerima uluranny. .

"memangny Atobe kun mau terkena air saat sibuk mengambil ikan?"
Aku tertawa kecil membayangkan jika dia serius dengan menangkap ikan2 itu.

"Ikan itu memang lincah. .permukaan tubuhny juga licin. .tapi tidak ada yg tdk bs Ore-sama lakukan. .terbukti aku dpt memancing kemudian menangkap ikan yg lugu dan cengeng. Dan ketika sdikit terkena cipratan hingga yukataku sdkt basah adalah bukti usahaku"
Senyumnya seperti meledekku. Aku hanya bisa memerah dan menutup bibirku bisu. . Kemudian aku tersnyum.

Kau benar, aku juga hanya ingn bersamamu aja hari ini.

-fin-

-Author Talk-

Setelah membuat cerita ini, mungkin saya mengalami penurunan kualitas untuk bisa memebuat fanfiction *membungkuk penuh minta maaf*
dan ternyata setelah menulis cerita ini (dan berbagai semua cerita dan ide romance yang saya buat), makin terpuruk karena perjalanan cinta authornya sendiri.... ga seindah atau bikin orang2  senyum2 sendiri, atau bahkan menarik.
Ga sama sekali.
Saya hanya senang berimajinasi. Sadar kalau menjalani percintaan tidak cocok untuk saya.
Dan saya (sebenarnya) trauma sama yang namanya 'Cowok'.
Jika memang single adalah jalan hidup, maka akan kudedikasikan pada pekerjaan dan kehidupanku sendiri. :)
nikmati hidup dengan cerita2 yang berupa mimpi, walau memang sangat sakit karena bukan kenyataan jika melihat dari sisi logika.
Blog ini adalah memuat impian belaka yang jauh dari kenyataan sang pemilik blog ;)
enjoy my faithful viewer :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar