Special: Fuyuta's past
on Thursday, January 12, 2012 at 6:43pm
Aku ingat saat dimana aku masih mengenakan seragam SMA. Bertemu dengan teman2 membahas pelajaran yg sudah tidak kutekuni sjak masuk kuliah. Juga bertmu dengan cinta singkat.
Saat itu aku duduk dsampingny. Namany Takano Nana. Anaknya sangat periang dan juga manis. Jujur, aku langsung jatuh cinta padany. Tapi aku bingung harus bgaimana. Ini pertama kalinya aku mrasa seperti ini. Aneh kan? Aku br merasakan cinta waktu SMA?
Takano sering dekat denganku, mengajak ngobrol, benar2 gadis yg menyenangkan dan baik. Tapi sayangny aku memang tidak pandai merangkai kata utk diucapkan. Aku memang lbh menunjukkan pada tindakanku. Karena takut akan bertepuk sebelah tangan, aku mencari sisi aman.
Kadang aku tidak sadar aku menggambar Takano disudut buku catatanku. Dan dy memergoki gambarku, dan dy senang. Aku pun sebenarny senang, tp aku memang tdk pandai mengekspresikanny.
1 bulan kemudian Takano menembakku. Dan aku menerimanya. Aku senang sekali, jujur. Tapi. .ini pertama kaliny bagiku. Aku malu. Aku pengecut sbagai lelaki bukan?
Kenapa aku harus merasa malu? Kami pacaran kan?
Tapi tak lama berselang cinta monyet kami, Takano memutuskanku. Dy berkata bhwa sikapku lbh aneh ktika jadian dgnny. Dia salah paham. Aku hny mrasa kikuk dan berusaha menyembunyikanny. Aku takut malah akan jadi membwtmu tdk nyaman jika aku terlalu senang hingga akan mnyentuhmu. Tapi. . Aku tdk bs menahanmu. Maka kulepaskan cinta singkatku ini.
Sejak itu, tiap ada gdis yg blng suka padaku, akan membenci sikapku. Aku memang tdk bs jujur krena aku sangat malu. Akhrny aku memutuskan berbagai macam hal. Aku akn masuk jurusan seni rupa, dan akan fokus pada masa depanku. Aku tdk mau memikirkan percintaan lagi. Aku merasa capek.
Saat kuliah pun, trus berulang. Sikap cuekku membwt mereka yg menembakku jadi sebal. Terserah, aku tidak peduli.
Sampai akhrnya aku bertemu denganmu. Dengan gadis yg bodoh dan sangat aneh, yang masih anak kelas 2 sma. Dy bilang dy ptus dgn pacarny kemudian ikut gokon. Aku menyapany karena tau dy trlht tidak menikmatiny. Dan entah mengapa dy jd sgt gencar mendekatiku, seperti org bodoh. Skapny manja. Benar2. Tapi aku sadar. Bahwa sbenarnya ada sisi kompleks didlm driny. Ketika dy melihat lukisan yg dy minta, lukisan drinya yg tengah menangis. Dy pun menunjukkan sisi lemahny. Mungkin karena dy merasa sgt kacau. Ya, dy tdk bs mlupakan masa laluny dgn mantanny, hngga memberikan keperawananny demi orang brengsek. Dan ketika lukisan ini rampung, dy menghlang dariku. Aneh. Aku tdk mengerti. Apa. .terulang lagi? Tunggu. .apa hatiku tergerak karena sikapny yg terkadang tidak dapat kutebak?
Kemudian, beberapa hari berselang aku menemuiny. Aku tau wajah asliny (saat di gokon dy menggunakan make up, lbh tpatny aku lbh sering menemuiny dgn make up. karena kita pernah menginap bersama di hotel karena dy memaksaku, kmudian dy mandi jd make upny luntur). Tpi dy menghndar. Kenapa? Rasany. .aku tdk ingn kejadian terulang. Tanpa sadar aku mengejar sosokny.
"Sebenarny awalny aku memanfaatkanmu agar aku bs lupa pd mantanku. Juga agar kau dpt mengunci masa laluku yg menydihkan pada lukisan itu. Dan aku tdk mw memanfaatkanmu lg, kau orang baik. Aku tau. Biarpun dari sikapmu yg ketus. Kau tdk pernah mrasa jijik pdku. Kau meladeni keegoisanku. Maafkan aku fuyuta san. Itu yg kupkrkan sblmny. Tapi. Smpai hari ini aku sadar aku tdk bs melupakanmu."
Dy mengatakan itu semua. Tapi aku tdk marah, karena aku sdh paham. Dengan hal yg tdk terucap langsung dr bibir seseorang.
Kudekap dy, dan kucium bibirny.
"Mulai sekarang kau adalah milikku" aku trsenyum padany. Dy hanya menunjukkan wajah kaget, kemudian menggembungkan pipiny smbil memerah.
" apa kau adalah milikku, fuyuta san?"
" hmm bagaimana ya? Aku tdk akn melepaskanmu pada pria manapun, jika ada yg berani mengambilny, akan kubunuh dy"
"heee, jahat!!"
Aku senang dgn wajah bingung, memerah, ketika dy mengambek dan menggembungkan pipiny, cemberut malu2. Aku sk dg sisi polosny.
---
"Nee, Fuyuta san? Kau kenapa?"
"Ah, tidak ap2 kok. Kau buat apa, Sakura?"
"ah ini. Aku buat kue kopi utkmu. Semangat berjuang mengerjakan tugasmu y!"
Dy memahamiku. Syukurlah. Aku snang. Dy mau mendukungku dgn skapku ini. Maaf jika aku harus mengabaikanmu karena tugas. Tapi jika tugasku sdh selesai. .
Aku menarik tanganny, kemudian melumat bibirny, kucium dengan penuh lembut dan penuh cinta tanpa kata2.
"Fu. .fuyuta san. .kenapa tb2"
Dy gugup dan memerah. Manisny. .
"Aku hanya ingin menikmati menu pembuka saja"
Aku tersenyum jahil.
Jika kau merasa kesepian, aku akn mendekapmu. Aku tidak mau terulang lagi. Kejadian2 dimasa lalu.
Kau sakura. Aku Fuyuta. Pasangan aneh. Apa mungkin bunga sakura cocok bersanding dengan musim dingin? Kupikir musim dingin akn mencair dan berubah menjadi musim semi dan kau pun tumbuh. Sakura-ku.
---
Bonus:
"tugasku bnyk. *sigh*jenuh juga. Sakura tdk akn dtng krna tdk ingn menggangguku. ."
Aku mlht bnyk kanvas putih.
Sial. Aku tb2 ingn menggambar sesuatu.
-6 jam kemudian-
"Akhrnya jadi juga. Lukisan ini. .akan kuberi judul "Blooming Sakura" "
Aku menatap lukisan seorg gadis yg dikelilingi bunga dengan senyum yang indah. Dan maafkan aku sakura. Posemu. Juga tubuhmu. .aku gmbr sgt 'polos'. Ternyata aku laki2 buas dan maniak ya.
Jujur, ini lumayan pairing yang bikin saya.... senang dan juga enak buat di'khayal'kan :3
Soal Love-Life juga di antara Four Boys season, Fuyuta aja yang lebih seneng haha.
Otanoshiminishite ne :D
Saat itu aku duduk dsampingny. Namany Takano Nana. Anaknya sangat periang dan juga manis. Jujur, aku langsung jatuh cinta padany. Tapi aku bingung harus bgaimana. Ini pertama kalinya aku mrasa seperti ini. Aneh kan? Aku br merasakan cinta waktu SMA?
Takano sering dekat denganku, mengajak ngobrol, benar2 gadis yg menyenangkan dan baik. Tapi sayangny aku memang tidak pandai merangkai kata utk diucapkan. Aku memang lbh menunjukkan pada tindakanku. Karena takut akan bertepuk sebelah tangan, aku mencari sisi aman.
Kadang aku tidak sadar aku menggambar Takano disudut buku catatanku. Dan dy memergoki gambarku, dan dy senang. Aku pun sebenarny senang, tp aku memang tdk pandai mengekspresikanny.
1 bulan kemudian Takano menembakku. Dan aku menerimanya. Aku senang sekali, jujur. Tapi. .ini pertama kaliny bagiku. Aku malu. Aku pengecut sbagai lelaki bukan?
Kenapa aku harus merasa malu? Kami pacaran kan?
Tapi tak lama berselang cinta monyet kami, Takano memutuskanku. Dy berkata bhwa sikapku lbh aneh ktika jadian dgnny. Dia salah paham. Aku hny mrasa kikuk dan berusaha menyembunyikanny. Aku takut malah akan jadi membwtmu tdk nyaman jika aku terlalu senang hingga akan mnyentuhmu. Tapi. . Aku tdk bs menahanmu. Maka kulepaskan cinta singkatku ini.
Sejak itu, tiap ada gdis yg blng suka padaku, akan membenci sikapku. Aku memang tdk bs jujur krena aku sangat malu. Akhrny aku memutuskan berbagai macam hal. Aku akn masuk jurusan seni rupa, dan akan fokus pada masa depanku. Aku tdk mau memikirkan percintaan lagi. Aku merasa capek.
Saat kuliah pun, trus berulang. Sikap cuekku membwt mereka yg menembakku jadi sebal. Terserah, aku tidak peduli.
Sampai akhrnya aku bertemu denganmu. Dengan gadis yg bodoh dan sangat aneh, yang masih anak kelas 2 sma. Dy bilang dy ptus dgn pacarny kemudian ikut gokon. Aku menyapany karena tau dy trlht tidak menikmatiny. Dan entah mengapa dy jd sgt gencar mendekatiku, seperti org bodoh. Skapny manja. Benar2. Tapi aku sadar. Bahwa sbenarnya ada sisi kompleks didlm driny. Ketika dy melihat lukisan yg dy minta, lukisan drinya yg tengah menangis. Dy pun menunjukkan sisi lemahny. Mungkin karena dy merasa sgt kacau. Ya, dy tdk bs mlupakan masa laluny dgn mantanny, hngga memberikan keperawananny demi orang brengsek. Dan ketika lukisan ini rampung, dy menghlang dariku. Aneh. Aku tdk mengerti. Apa. .terulang lagi? Tunggu. .apa hatiku tergerak karena sikapny yg terkadang tidak dapat kutebak?
Kemudian, beberapa hari berselang aku menemuiny. Aku tau wajah asliny (saat di gokon dy menggunakan make up, lbh tpatny aku lbh sering menemuiny dgn make up. karena kita pernah menginap bersama di hotel karena dy memaksaku, kmudian dy mandi jd make upny luntur). Tpi dy menghndar. Kenapa? Rasany. .aku tdk ingn kejadian terulang. Tanpa sadar aku mengejar sosokny.
"Sebenarny awalny aku memanfaatkanmu agar aku bs lupa pd mantanku. Juga agar kau dpt mengunci masa laluku yg menydihkan pada lukisan itu. Dan aku tdk mw memanfaatkanmu lg, kau orang baik. Aku tau. Biarpun dari sikapmu yg ketus. Kau tdk pernah mrasa jijik pdku. Kau meladeni keegoisanku. Maafkan aku fuyuta san. Itu yg kupkrkan sblmny. Tapi. Smpai hari ini aku sadar aku tdk bs melupakanmu."
Dy mengatakan itu semua. Tapi aku tdk marah, karena aku sdh paham. Dengan hal yg tdk terucap langsung dr bibir seseorang.
Kudekap dy, dan kucium bibirny.
"Mulai sekarang kau adalah milikku" aku trsenyum padany. Dy hanya menunjukkan wajah kaget, kemudian menggembungkan pipiny smbil memerah.
" apa kau adalah milikku, fuyuta san?"
" hmm bagaimana ya? Aku tdk akn melepaskanmu pada pria manapun, jika ada yg berani mengambilny, akan kubunuh dy"
"heee, jahat!!"
Aku senang dgn wajah bingung, memerah, ketika dy mengambek dan menggembungkan pipiny, cemberut malu2. Aku sk dg sisi polosny.
---
"Nee, Fuyuta san? Kau kenapa?"
"Ah, tidak ap2 kok. Kau buat apa, Sakura?"
"ah ini. Aku buat kue kopi utkmu. Semangat berjuang mengerjakan tugasmu y!"
Dy memahamiku. Syukurlah. Aku snang. Dy mau mendukungku dgn skapku ini. Maaf jika aku harus mengabaikanmu karena tugas. Tapi jika tugasku sdh selesai. .
Aku menarik tanganny, kemudian melumat bibirny, kucium dengan penuh lembut dan penuh cinta tanpa kata2.
"Fu. .fuyuta san. .kenapa tb2"
Dy gugup dan memerah. Manisny. .
"Aku hanya ingin menikmati menu pembuka saja"
Aku tersenyum jahil.
Jika kau merasa kesepian, aku akn mendekapmu. Aku tidak mau terulang lagi. Kejadian2 dimasa lalu.
Kau sakura. Aku Fuyuta. Pasangan aneh. Apa mungkin bunga sakura cocok bersanding dengan musim dingin? Kupikir musim dingin akn mencair dan berubah menjadi musim semi dan kau pun tumbuh. Sakura-ku.
---
Bonus:
"tugasku bnyk. *sigh*jenuh juga. Sakura tdk akn dtng krna tdk ingn menggangguku. ."
Aku mlht bnyk kanvas putih.
Sial. Aku tb2 ingn menggambar sesuatu.
-6 jam kemudian-
"Akhrnya jadi juga. Lukisan ini. .akan kuberi judul "Blooming Sakura" "
Aku menatap lukisan seorg gadis yg dikelilingi bunga dengan senyum yang indah. Dan maafkan aku sakura. Posemu. Juga tubuhmu. .aku gmbr sgt 'polos'. Ternyata aku laki2 buas dan maniak ya.
Jujur, ini lumayan pairing yang bikin saya.... senang dan juga enak buat di'khayal'kan :3
Soal Love-Life juga di antara Four Boys season, Fuyuta aja yang lebih seneng haha.
Otanoshiminishite ne :D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar